Text
Kimia Ajar Berbasis Etnosains
Buku Kimia Ajar Berbasis Etnosains Menurut Suastra (2005), etnosains, yaitu suatu kajian tentang sistem pengetahuan yang diorganisasi dari budaya dan kejadian-kejadian yang berhubungan dengan alam semesta yang terdapat di masyarakat. Pendapat lain dikatakan oleh Matanga dan Jerie (2011), “Etnoscience can be define Indigenous Knowledge is believed to be the knowledge that is a uniqe have to given culture or society, which creates the basis for local level decision making in agricultre, health care, food preparation and prevaration, education reasearch management”. Artinya, etnosains dengan kata lain merekonstruksi pengetahuan yaitu kepercayaan pengetahuan yang merupakan sebuah keunikan pemberian budaya atau sosial, yang pada dasarnya untuk pembuatan ketegasan atau kepercayaan tingkatan lokalnya meliputi pertanian, kesehatan, persiapan dan pemeliharaan pangan, serta penelitian pengelolaan pendidikan. Jadi, Etnosains adalah suatu kepercayaan masyarakat di daerah tertentu yang kebenarannya dapat dikaji secara ilmiah. Di dalam bahan ajar ini dikupas materi asam-basa, meliputi konsep asam-basa, titrasi asam-basa, hidrolisis garam dan larutan penyangga. Bahan ajar ini disusun sesuai dengan tahapan pembelajaran berbasis etnosains (adopsi budaya Sasak) dengan tujuan agar dapat memberikan penguatan akan pentingnya nilai-nilai budaya dalam pembelajaran sains. Bahan ajar ini diharapkan dapat dijadikan sebagai acuan dalam mengimplementasikan perkembangan kurikulum di perguruan tinggi saat ini.
| T00646 | 546.4 DEW k | Kampus Nusukan (Rak FST) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain