Text
Budidaya Lebah Trigona
Buku Biologi berjudul Buku Budidaya Lebah Trigona merupakan karya Ameilia Zuliyanti Siregar. Lebah tanpa sengat (stngless bees) memiliki nama yang berbeda beda di setiap daerah karena beraneka ragamnya suku dan bahasa di Indonesia. Nama-nama lebah tanpa sengat yang umum di beberapa daerah seperti kelulut (Riau dan Sumatera Selatan), galo-galo (Sumatera Barat), teuweul (Jawa Barat dan Banten), klanceng (Jawa), emuk (Sulawesi Selatan), dan lain sebagainya. Lebah tanpa sengat memiliki lebih dari 600 jenis di seluruh dunia. Distribusi wilayah persebaran lebah tanpa sengat di dunia dibagi menjadi 3, yaitu Neotropical, Afrotropical, dan IndoMalay/Australasian. Sebanyak 46 jenis dalam 10 genus lebah tanpa sengat yang telah tercatat dari Indonesia. Sejumlah 23 jenis lebah tanpa sengat ditemukan di Sumatra.
Semua lebah tanpa sengat hidup di dalam koloni secara eusocial yang terdiri dari ratu, pekerja (betina yang tidak dapat bereproduksi) dan pejantan. Dalam satu koloni, jumlah pekerja dapat mulai dari puluhan sampai ribuan dengan hanya ada satu ratu. Pada satu waktu sedikit sampai banyak jantan tapi terkadang tidak ditemukan di dalam koloni
Berikut Daftar Isi Buku Biologi berjudul Buku Budidaya Lebah Trigona, diantaranya:
Tanaman Mangrove di Indonesia
Asal Usul Madu
Persiapan Budidaya Lebah
Budidaya Lebah
Prapanen
Pemanenan Madu
Pengolahan Madu
Pengolahan Hasil Lebah Tepat Guna menjadi Olahan Makanan dan Minuman
| T00683 | 638.1 SIR b | Kampus Nusukan (Rak FST) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain