• Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Sorgum ketan coklat tua lokal : karakteristik dan potensi sebagai pangan lokal alternatif pengganti beras

Text

Sorgum ketan coklat tua lokal : karakteristik dan potensi sebagai pangan lokal alternatif pengganti beras

RAHMAWATI - Nama Orang; Julfi Restu Amelia - Nama Orang; Shanti Pujilestari - Nama Orang;

Buku Sorgum Ketan Coklat Tua Lokal: Karakteristik dan Potensi Sebagai Pangan Lokal Alternatif Pengganti Beras Beras, sebagai bahan baku nasi mendominasi makanan pokok masyarakat Indonesia. Menurut Dyahrini & Gusni (2016) sebanyak 95% penduduk Indonesia mengonsumsi nasi beras sebagai makanan pokok. Konsumsi beras tahun 2021 sebesar 31,69 juta ton, naik dari tahun 2020 (31,33 juta ton) dan 2019 (31,31 juta ton). Sementara itu, luas panen tanaman padi menurun dari 10,68 juta ha tahun 2019 menjadi 10,66 juta ha pada tahun 2020, dan 10,41 juta ha pada tahun 2021 (BPS, 2022). Berdasarkan hal tersebut perlu dicari makanan pokok golongan serealia lokal yang kandungan gizi dan ketersediaannya cukup. Serealia yang dikembangkan pemanfaatannya oleh Kementerian Pertanian RI (2019) pada tahun 2020 adalah sorgum. Hal ini karena sorgum mengandung zat gizi lebih tinggi dari beras. Secara umum, sorgum ada 2 jenis berdasarkan komposisi patinya, yaitu sorgum biasa dan sorgum ketan. Sorgum biasa pada umumnya mengandung amilosa 20-30% dan amilopektin 70-80%, di mana sorgum ketan mengandung amilosa 0-15% dan amilopektin 85-100% (Pontieri et al., 2020). Selain itu, sorgum juga diklasifikasikan berdasarkan warna testanya, yaitu sorgum putih, kuning, merah, cokelat, dan hitam (Earp et al., 2004); (Xiong et al., 2019). Di Indonesia, sorgum banyak tumbuh di berbagai provinsi dengan varietas dan karakter yang beragam, yaitu Jawa Tengah (Purwodadi, Pati, Demak, Wonogiri), Daerah Istimewa Yogyakarta (Gunung Kidul, Kulon Progo), Jawa Timur (Lamongan, Bojonegoro, Tuban, Probolinggo), dan sebagian Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur (Sirappa, 2003). Buku Sorgum Ketan Coklat Tua Lokal


Ketersediaan
T00689584.924 RAH sKampus Nusukan (Rak FST)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
584.924 RAH s
Penerbit
Yogyakarta : Deepublish., 2023
Deskripsi Fisik
viii, 68 hlm, 15.5×23 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-623-02-6338-5
Klasifikasi
584.924 RAH s
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Teknokogi Rekayasa Pangan
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik