Text
Susu kedelai fermentasi : peran bakteri asam laktat dan aktivitas antiobesitas
Susu kedelai fermentasi telah dilaporkan memiliki efek antiobesitas. Beberapa studi menunjukkan bahwa kedelai mentah kaya akan isoflavon, yang dikenal sebagai senyawa yang memiliki aktivitas antiobesitas. Fermentasi kedelai meningkatkan aktivitas antioksidan dan aktivitas antiinflamasi dari kedelai, yang dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan berat badan. Selain itu, asam linoleat terkonjugasi (CLA) yang tinggi dalam susu kedelai fermentasi dilaporkan dapat meningkatkan metabolisme lemak dan menurunkan kandungan lemak tubuh. Susu kedelai fermentasi telah menjadi topik penelitian yang semakin populer dalam beberapa tahun terakhir. Penelitian-penelitian menunjukkan bahwa fermentasi dapat meningkatkan kandungan nutrisi dan bioaktif di dalam susu kedelai, serta memperbaiki kualitas rasa dan tekstur. Penelitian terbaru juga menyoroti potensi susu kedelai fermentasi dalam memperbaiki kondisi kesehatan tertentu, seperti diabetes, obesitas, dan penyakit kardiovaskular.
Buku ini menyajikan secara komprehensif proses pembuatan susu kedelai fermentasi, manfaat susu kedelai fermentasi sebagai antiobesitas dan future research susu kedelai sebagai antiobesitas yang dikaji secara biokimiawi terutama pada proses fermentasi dan pembentukan CLA. Buku ini juga menjelaskan kandungan kimia, gizi dan karakter fisik dari susu kedelai sebelum dan sesudah fermentasi. Buku ini menuliskan informasi-informasi yang mudah dibaca dan dipahami yang disertai referensi dari berbagai sumber. Selain itu, dalam buku ini disajikan hasil-hasil penelitian tentang susu kedelai fermentasi.
Buku Teknologi Pangan ini, diantaranya:
Susu Kedelai
Fermentasi Susu Kedelai
Pembentukan Conjugated Linoleic Acid (CLA) Selama Fermentasi Susu Kedelai
Potensi Susu Kedelai Fermentasi sebagia Antiobesotas
Future Research Antiobesitas Susu Kedelai
| T00712 | 641.65655 HID s | Kampus Nusukan (Rak FST) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain